List Variable Global $_SERVER pada PHP 5


PHP memiliki beberapa variable global yang jarang di perhatikan (ane sendiri kale….), salah satu varible global yang perlu diperhatikan lebih adalah $_SERVER. Mengapa? Karena begini gan… Situs php.net menjelaskan bahwa $_SERVER berisi informasi mengenai header, lokasi path, dan lokasi script yang dibangun oleh web server, sehingga informasi mengenai user yang mengakses web server dan apa yang sedang dijalankan web server bisa di dapatkan datanya menggunakan variable $_SERVER.

okeh tanpa bertele – tele lagi langsung saja jalankan script dibawah ini pada web server local anda…

<PRE>
<?php
echo 'List Variable $_SERVER <br/><br/>';
echo '$_SERVER[\'PHP_SELF\']   			: '.$_SERVER['PHP_SELF']." <br />";
echo '$_SERVER[\'GATEWAY_INTERFACE\']   	: '.$_SERVER['GATEWAY_INTERFACE']." <br />";

echo '$_SERVER[\'SERVER_ADDR\']   		: '.$_SERVER['SERVER_ADDR']." <br />";
echo '$_SERVER[\'SERVER_NAME\']   		: '.$_SERVER['SERVER_NAME']." <br />";
echo '$_SERVER[\'SERVER_SOFTWARE\']   		: '.$_SERVER['SERVER_SOFTWARE']." <br />";
echo '$_SERVER[\'SERVER_PROTOCOL\']   		: '.$_SERVER['SERVER_PROTOCOL']." <br />";

echo '$_SERVER[\'REQUEST_METHOD\']   		: '.$_SERVER['REQUEST_METHOD']." <br />";
echo '$_SERVER[\'REQUEST_TIME\']   		: '.$_SERVER['REQUEST_TIME']." <br />";

echo '$_SERVER[\'QUERY_STRING\']   		: '.$_SERVER['QUERY_STRING']." <br />";
echo '$_SERVER[\'DOCUMENT_ROOT\']   		: '.$_SERVER['DOCUMENT_ROOT']." <br />";

echo '$_SERVER[\'HTTP_ACCEPT\']   		: '.$_SERVER['HTTP_ACCEPT']." <br />";
echo '$_SERVER[\'HTTP_ACCEPT_ENCODING\']   	: '.$_SERVER['HTTP_ACCEPT_ENCODING']." <br />";
echo '$_SERVER[\'HTTP_ACCEPT_LANGUAGE\']   	: '.$_SERVER['HTTP_ACCEPT_LANGUAGE']." <br />";
echo '$_SERVER[\'HTTP_CONNECTION\']   		: '.$_SERVER['HTTP_CONNECTION']." <br />";
echo '$_SERVER[\'HTTP_HOST\']   		: '.$_SERVER['HTTP_HOST']." <br />";
echo '$_SERVER[\'HTTP_USER_AGENT\']   		: '.$_SERVER['HTTP_USER_AGENT']." <br />";

echo '$_SERVER[\'REMOTE_ADDR\']   		: '.$_SERVER['REMOTE_ADDR']." <br />";
echo '$_SERVER[\'REMOTE_PORT\']   		: '.$_SERVER['REMOTE_PORT']." <br />";

echo '$_SERVER[\'SERVER_ADMIN\']   		: '.$_SERVER['SERVER_ADMIN']." <br />";
echo '$_SERVER[\'SERVER_PORT\']   		: '.$_SERVER['SERVER_PORT']." <br />";
echo '$_SERVER[\'SERVER_SIGNATURE\']   		: '.$_SERVER['SERVER_SIGNATURE']." <br />";

echo '$_SERVER[\'SCRIPT_NAME\']   		: '.$_SERVER['SCRIPT_NAME']." <br />";
echo '$_SERVER[\'REQUEST_URI\']   		: '.$_SERVER['REQUEST_URI']." <br />";
?>
</PRE>

output :

List Variable $_SERVER 

$_SERVER['PHP_SELF']   			: /test.php 
$_SERVER['GATEWAY_INTERFACE']   	: CGI/1.1 
$_SERVER['SERVER_ADDR']   		: ::1 
$_SERVER['SERVER_NAME']   		: localhost 
$_SERVER['SERVER_SOFTWARE']   		: Apache 
$_SERVER['SERVER_PROTOCOL']   		: HTTP/1.1 
$_SERVER['REQUEST_METHOD']   		: GET 
$_SERVER['REQUEST_TIME']   		: 1334284051 
$_SERVER['QUERY_STRING']   		: vthink=5&team=5 
$_SERVER['DOCUMENT_ROOT']   		: /Applications/MAMP/htdocs 
$_SERVER['HTTP_ACCEPT']   		: text/html,application/xhtml+xml,application/xml;q=0.9,*/*;q=0.8 
$_SERVER['HTTP_ACCEPT_ENCODING']   	: gzip, deflate 
$_SERVER['HTTP_ACCEPT_LANGUAGE']   	: en-us 
$_SERVER['HTTP_CONNECTION']   		: keep-alive 
$_SERVER['HTTP_HOST']   		: localhost 
$_SERVER['HTTP_USER_AGENT']   		: Mozilla/5.0 (Macintosh; Intel Mac OS X 10_7_2) AppleWebKit/534.51.22 (KHTML, like Gecko) Version/5.1.1 Safari/534.51.22 
$_SERVER['REMOTE_ADDR']   		: ::1 
$_SERVER['REMOTE_PORT']   		: 50032 
$_SERVER['SERVER_ADMIN']   		: you@example.com 
$_SERVER['SERVER_PORT']   		: 80 
$_SERVER['SERVER_SIGNATURE']   		:  
$_SERVER['SCRIPT_NAME']   		: /test.php 
$_SERVER['REQUEST_URI']   		: /test.php?vthink=5&team=5 

Nah, informasi yang anda lihat pada hasil output yang ditampilkan pada output diatas tentunya tidak sama dengan output pada web server local anda. Jadi, informasi yang dihasilkan oleh web server anda tergantung pada siapa yang membuka dan web server apa yang anda gunakan. Seperti pada bagian $_SERVER[‘HTTP_USER_AGENT’] anda bisa melihat bahwa saya sedang menggunakan web browser safari dengan system operasi Mac OSX versi Intel Max OS X 10.7.2. Kemudian pada output $_SERVER[‘REQUEST_URI’] anda bisa melihat saya mengakses melalui web browser dengan url /test.php?vthink=5&team=5 (yups, coz ane jalanin di http://localhost/test.php?vthink=5&team=5)…..

Jika anda ingin mempersingkat penulisan sintaks diatas dan melihat beberapa variable $_SERVER yang belum ane tulis, silahkah tulis sintaks di bawah ini :

<PRE>
	<?php
		print_r($_SERVER);
	?>	
</PRE>

output :

Array
(
    [HTTP_HOST] => localhost
    [HTTP_USER_AGENT] => Mozilla/5.0 (Macintosh; Intel Mac OS X 10_7_2) AppleWebKit/534.51.22 (KHTML, like Gecko) Version/5.1.1 Safari/534.51.22
    [HTTP_ACCEPT] => text/html,application/xhtml+xml,application/xml;q=0.9,*/*;q=0.8
    [HTTP_CACHE_CONTROL] => max-age=0
    [HTTP_ACCEPT_LANGUAGE] => en-us
    [HTTP_ACCEPT_ENCODING] => gzip, deflate
    [HTTP_CONNECTION] => keep-alive
    [PATH] => /bin:/sbin:/usr/bin:/usr/sbin:/usr/libexec:/System/Library/CoreServices
    [SERVER_SIGNATURE] => 
    [SERVER_SOFTWARE] => Apache
    [SERVER_NAME] => localhost
    [SERVER_ADDR] => ::1
    [SERVER_PORT] => 80
    [REMOTE_ADDR] => ::1
    [DOCUMENT_ROOT] => /Applications/MAMP/htdocs
    [SERVER_ADMIN] => you@example.com
    [SCRIPT_FILENAME] => /Applications/MAMP/htdocs/test.php
    [REMOTE_PORT] => 50164
    [GATEWAY_INTERFACE] => CGI/1.1
    [SERVER_PROTOCOL] => HTTP/1.1
    [REQUEST_METHOD] => GET
    [QUERY_STRING] => vthink=5&team=5
    [REQUEST_URI] => /test.php?vthink=5&team=5
    [SCRIPT_NAME] => /test.php
    [PHP_SELF] => /test.php
    [REQUEST_TIME] => 1334284637
    [argv] => Array
        (
            [0] => vthink=5&team=5
        )

    [argc] => 1
)

Okey, silahkan mencoba dan semoga beberapa variable diatas bisa bermanfaat untuk anda gunakan pada aplikasi web yang anda bangun (terutama yang tidak menggunakan framework)…

sumber : http://www.php.net/manual/en/reserved.variables.server.php

Instalasi CodeIgniter Spark pada Ubuntu


Salah satu framework PHP tercepat di dunia yang dinyatakan oleh founder bahasa pemrograman PHPRasmus Ledorf, telah merelease package management system yang dikenal dengan spark. Spark merupakan sebuah inovasi pemrograman pada CodeIgniter, karena dengan menggunakan spark programmer tidak perlu repot – repot menambah library pada codeigniter. Semua library bisa di install dengan menggunakan terminal pada Linux atau command prompt pada Windows. Dukungan list repository  pada situs http://getsparks.org memudahkan programmer untuk mencari library – library yang akan digunakan untuk integrasi maupun pengembangan aplikasi web yang mereka bangun.

 

Okey mari kita coba install spark, tetapi langkah yang saya bahas hanya berlaku pada sistem operasi linux.

Langkah pertama lakukan instalasi paket php5-curl agar spark paket management bisa digunakan oleh codeigniter spark:

apt-get install php5-curl

Setelah itu restart service apache anda dengan sitaks berikut ini :

service apache2 restart

Setelah itu, Download CodeIgniter Reactor pada link berikut ini : CodeIgniter-Reactor-v.2.0.3
Kemudian ekstrak file tersebut pada directory apache anda, misalnya seperti /var/www/ dan setelah itu ketik pada terminal anda perintah berikut ini :

cd /var/www/codeigniter/
php -r "$(curl -fsSL http://getsparks.org/go-sparks)"

Okey jika anda telah selesai maka sekarang anda bisa melakukan instalasi contoh paket spark dengan perintah berikut ini :

[sourceode language=”bash”]
php tools/spark install -v1.0.0 example-spark
[/sourcecode]

dalam proses instalasi kemungkinan anda akan melihat output pada terminal seperti ini :

[ SPARK ]  Retrieving spark detail from getsparks.org
[ SPARK ]  From Downtown! Retrieving spark from Mercurial repository at https://github.com/katzgrau/example-spark
[ SPARK ]  Installing spark
[ SPARK ]  Spark installed to ./sparks/example-spark/1.0.0 - You're on fire!

Okey, coba anda perhatikan susunan folder anda pada /var/www/codeigniter/, anda mungkin akan melihat susunan folder yang seperti berikut ini :
/var/www/codeigniter/application
/var/www/codeigniter/sparks
/var/www/codeigniter/system
/var/www/codeigniter/tools
/var/www/codeigniter/user_guide

okey, paket example-spark yang telah anda install dengan terminal tadi sudah berada pada folder /var/www/codeigniter/sparks/example-spark. soo, what the next??

selanjutnya adalah memanggil paket spark tadi dengan sintaks berikut pada controller anda :

$this->load->sparks('example-spark/1.0.0');

ATAU

jika ingin menjalankan secara otomatis gunakan autoload pada folder /var/www/codeigniter/config/autoload.php, dan tambahkan sintaks berikut ini :

$autoload['sparks']=array('example-spark/1.0.0');

Sekarang anda siap untuk beraksi…
silah mencoba…..

referensi : getsparks.org

Enkripsi dan Dekripsi di PHP


okeh ketemu lagi dengan saya di acara yang sama dan channel yang sama…. wkwkwkwkwkw… hmmm… sekarang ane mau bahas tentang enkripsi sekaligus dekripsi soalnya ney pasangan gak bisa dipisahin… seperti adam dan hawa, alah lebay ane… hehehehe… okeh, ane cukupun dulu lebuy bin maun….

jadi begini… enkripsi itu bahasa gampangnya kayak gene… ane punya surat yang mau dikirim ke orang, misalnya surat cinta… (teringat masa SMP, gak ada Ponsel) nah supaya gak ketauan sama orang gimana caranya ya??? ada bermacam – macam cara… salah satunya kirim lewat mimpi…. minta bantuan kawan dan masih banyak lage… nah misalnya kita pilih cara kirim lewat teman… yang jadi masalah… surat ini sangat rahasia, bahkan si temen deket yang ngirim ney juga gak boleh tau… trus gimana dunkz…??? di situlah kita bisa menggunakan metode enkripsi… jadi simple nya, lok jaman om dulu, tinggal ngerubah susunan kata nya kayak gini misalnya :

A = I, B = A, I=B, C=F

jadi kalau kita mau nulis AKU CINTA KAMU, berati nulisnya gene IKU FANTI KIMU…. hehehe….

untuk alasan keamanan kayak gene kemudian dikembangkan juga di komputer tentang enkripsi dan dekripsi… ane mungkin gak panjang lebar ngebahas konsep nya… soalnya anda masih bisa googling dan masih banyak di luar sana…  (lah yang anda bahas ini juga kan bisa di googling?) apa yang ane buat ini mungkin hanya menambah sedikit dari perbendaharaan aja ghitu loh…

okeh langsung aja… di PHP ada beberapa fungsi yang digunakan untuk melakukan proses enkripsi, misalnya kayak gene….

<?php
$crypt_md5=md5("dicoba");
$crypt_sha1=sha1("dicoba");
$crypt_crc32=crc32("dicoba");

echo "enkripsi kata 'dicoba' <br>";
echo "enkripsi md5       : ".$crypt_md5."<br>";
echo "enkripsi sha1      : ".$crypt_sha1."<br>";
echo "enkripsi crc32     : ".$crypt_crc32."<br>";
?>

ya misalnya hasilnya kayak gene :

enkripsi kata ‘dicoba’
enkripsi md5 : 9c271c6bdbff33bbe7b0f6e2b24f60ed
enkripsi sha1 : 9774c4ed3143b4a7378118fe3fab5ffa0c0d93e8
enkripsi crc32 : -1310493240

sintaks diatas untuk mengenkripsi aja… nah untuk dekrispi nya gimana??? kalau ane mau cari cepetnya ane pake sintaks ney :

<?php
$string="sembunyikan aku ya";

$encrypt=base64_encode($string);
$decrypt=base64_decode($encrypt);

echo "Kata Yang di Enkripsi : ".$string."<br>";
echo "Hasil Enkrispi : ".$encrypt."<br>";
echo "Hasil Dekripsi : ".$decrypt."<br>";
?>

hasilnya kurang lebih kayak gene :

Kata Yang di Enkripsi : sembunyikan aku ya
Hasil Enkrispi : c2VtYnVueWlrYW4gYWt1IHlh
Hasil Dekripsi : sembunyikan aku ya

cuman lok diatas tinggal di dekrip aja langsung keliatan… bagi orang yang juga ngerti tentang enkripsi… sekarang lok mau yang sedikit lebih ribet pake metode enkripsi BlowFish gmana???
ane dapet dari http://phpclasses.org ada beberapa class php yang bisa dipake buat enkrispi dan dekripsi dengan algoritma enkrispi BlowFish… cara make nya gimana????
sekarang buat dua File… File yang pertama dengan Nama : Cipher.php dan contoh.php… abis ntu kopas sintaks di bawah ini… jangan tanya apa artinya… ane sendiri belum ngerti… tapi itu gunaya class… tinggal dipake aja… okeh copy dan paste sintaks di bawah ini pada file Cipher.php

Cipher.php

<?php
/**
 * Cipher
 *
 * Simple mcrypt interface.
 *
 * Cipher is a simple class for working with mcrypt.
 *
 * @package     Cipher
 * @author      Nathan Lucas <nathan@gimpstraw.com>
 * @link        http://www.gimpstraw.com/
 * @copyright   Copyright (c) 2008, Nathan Lucas
 * @version     2.0.0
 *
 * Added $iv to both encrypt() and decrypt() allowing you to use preset IVs
 * while encrypting/decrypting data.
 *
 * Also added getIV(), which returns the instance's current IV in base64
 * allowing you to store this IV for use on other instances of Cipher.
 */
class Cipher {

    /**
     * Algorithm to use.
     *
     * @access  private
     * @var     string
     */
    private $algo;

    /**
     * Encryption mode.
     *
     * @access  private
     * @var     string
     */
    private $mode;

    /**
     * Randomization source.
     *
     * @access  private
     * @var     integer
     */
    private $source;

    /**
     * Initialization vector.
     *
     * @access  private
     * @var     string
     */
    private $iv = null;

    /**
     * Encryption key.
     *
     * @access  private
     * @var     string
     */
    private $key = null;

    /**
     * Cipher($algo, $mode, $source)
     *
     * Cipher constructor. Sets the algorithm being used, the encryption
     * mode, and the IV.
     *
     * @param   string $algo
     * @param   string $mode
     * @param   integer $source (randomization source)
     * @access  public
     * @return  void
     */
    public function __construct($algo = MCRYPT_3DES, $mode = MCRYPT_MODE_CBC, $source = MCRYPT_RAND) {
        $this->algo = $algo;
        $this->mode = $mode;
        $this->source = $source;

        if (is_null($this->algo) || (strlen($this->algo) == 0)) {
            $this->algo = MCRYPT_3DES;
        }
        if (is_null($this->mode) || (strlen($this->mode) == 0)) {
            $this->mode = MCRYPT_MODE_CBC;
        }
    }

    /**
     * encrypt($data, $key, $iv)
     *
     * Returns encrpyted $data, base64 encoded. $key must be specified at
     * least once, it can be changed at any point.
     *
     * @param   string $data
     * @param   mixed $key
     * @param   string $iv
     * @access  public
     * @return  string
     */
    public function encrypt($data, $key = null, $iv = null) {
        $key = (strlen($key) == 0) ? $key = null : $key;

        $this->setKey($key);
        $this->setIV($iv);

        $out = mcrypt_encrypt($this->algo, $this->key, $data, $this->mode, $this->iv);
        return base64_encode($out);
    }

    /**
     * decrypt($data, $key, $iv)
     *
     * Returns decrypted $data. $key must be specified at least once, it can
     * be changed at any point.
     *
     * @param   mixed $data
     * @param   mixed $key
     * @param   string $iv
     * @access  public
     * @return  string
     */
    public function decrypt($data, $key = null, $iv = null) {
        $key = (strlen($key) == 0) ? $key = null : $key;

        $this->setKey($key);
        $this->setIV($iv);

        $data = base64_decode($data);
        $out = mcrypt_decrypt($this->algo, $this->key, $data, $this->mode, $this->iv);
        return trim($out);
    }

    /**
     * getIV()
     *
     * Returns the IV used for encryption so you can use it again in another
     * Cipher instance to decrypt data.
     *
     * @access  public
     * @return  string
     */
    public function getIV() {
        return base64_encode($this->iv);
    }

    /**
     * setIV($iv)
     *
     * Sets IV. If $iv is specified, the instance IV will be set to this. If not,
     * the instance will generate an IV.
     *
     * @param   string $iv
     * @access  private
     * @return  void
     */
    private function setIV($iv) {
        if (!is_null($iv)) {
            $this->iv = base64_decode($iv);
        }
        if (is_null($this->iv)) {
            $iv_size = mcrypt_get_iv_size($this->algo, $this->mode);
            $this->iv = mcrypt_create_iv($iv_size, $this->source);
        }
    }

    /**
     * setKey($data, $key)
     *
     * Sets Cipher::key. This will be the key used for the encrypt and decrypt
     * methods until another $key is specified. This will trigger an error if
     * no initial key is set.
     *
     * @param   mixed $key
     * @access  private
     * @return  void
     */
    private function setKey($key) {
        if (!is_null($key)) {
            $key_size = mcrypt_get_key_size($this->algo, $this->mode);
            $this->key = hash("sha256", $key, true);
            $this->key = substr($this->key, 0, $key_size);
        }
        if (is_null($this->key)) {
            trigger_error("You must specify a key at least once in either Cipher::encrpyt() or Cipher::decrypt().", E_USER_ERROR);
        }
    }
}
?>

nah lok udah di copy dan di paste sekarang tinggal uji coba hasilnya dengan membuat file bernama contoh.php dengan sintaks sebagai bverikut :

<?php
require_once("Cipher.php");
$cipher = new Cipher(MCRYPT_BLOWFISH, MCRYPT_MODE_ECB);

$kunci = "%^$%^&%*HJGHJK";
$string="sembunyikan aku";

$en = $cipher->encrypt($string, $kunci);
$de = $cipher->decrypt($en, $kunci);

echo "Enkrispi Kata : $string <br>";
echo "Hasil Enkripsi : $en <br>";
echo "Hasil Dekrispi : $de <br>";
?>

hasilnya kurang lebih kayak gini :

Enkrispi Kata : sembunyikan aku
Hasil Enkripsi : rCRslGlylLiPRzv6A4+mdg==
Hasil Dekrispi : sembunyikan aku

okeh… gini penjelasan sintaks diatas… require_once(“Cipher.php”) fungsinya untuk memanggil file yang pertama kita buat dengan nama Cipher.php , kemudian sintaks  $cipher = new Cipher(MCRYPT_BLOWFISH, MCRYPT_MODE_ECB); fungsinya untuk membuat sebuah objek dari class supaya bisa dipake nantinya… kata – kata MCRYPT_BLOWFISH memiliki arti metode enkripsi dan dekripsi yang digunakan adalah dengan algoritma Blowfish… trus $kunci dengan isinya yang gak karuan… fungsinya sebagai kunci yang digunakan untuk mengenkripsi dan mendekripsi… kalau kunci nya gak sama isinya, hasil dekripsi gak akan sukses… $string adalah kata – kata yang akan di enkripsi… trus sintaks $en = $cipher->encrypt($string, $kunci) adalah sintak untuk memproses enkrispi dan sintak $de = $cipher->decrypt($en, $kunci) adalah sintak untuk memproses dekripsi….

sepertinya itu aja dulu… di cobain ya moga berhasil ya….

jangan lupa mantra nya seeeppp…. mantaaaabbb…

sumber code Cipher.php dari : http://phpclasses.org oleh Nathan Lucas <nathan@gimpstraw.com>